Langsung ke konten utama

Puisi Ilusi Tengah Malam

 

Ilusi tengah mala

Oleh: Ranmaru 


Sesekali, ditemani malam yang dingin

Aku menatap langit berharap sesuatu

Entahlah, mungkin sesuatu yang takkan pernah datang

Atau bintang keberuntungan yang tidak berpihak padaku


Dalam renungan di penghujung malam

Suara heningnya menemaniku

Pada segelas kopi kuberanikan diri bercerita

Hitam pekat, mungkin seperti pekatnya malam ini

 

Aku memikirkannya

Entahlah, berapa kali aku terus berpikir

Selalu begitu, tapi ujungnya kecewa

Entahlah, mungkin aku harus mencari lagi


Di tengah renungan, tepatnya jam tiga malam

Terbuai dalam ide

Seakan-akan aku berjalan 

Memasuki ranah tanpa batas

 

Entahlah, kurasakan semua ini begitu nyata

Hingga akhirnya adzan subuh membangunkanku

Dari impian dan mati suriku

Begitulah hingga akhirnya aku kembali kepada kenyataan


Dengan kesadaranku, diriku yang telah kembali setelah pengembaraan  

Aku merenung, apa yang kucari selama ini?

Apa yang kuinginkan semua fana

Selama ini kita hidup dalam ilusi

Semua dalam ilusi, bukan begitu 'kan?


Baca Juga: Kumpulan Puisi Tema Kemerdekaan 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asik atau Asyik? Manakah yang benar?

Sabtu, 26 Februari 2022 Halo sahabat Kompeni, kamu ada pihak yang mana nih? Asik atau asyik? Kira-kira kita sudah menggunakan kata yang benar atau belum, nih? Mau tau jawabannya? Yuk, kita baca sampai bawah! Penulisan yang benar adalah asyik, pakai huruf 'y'. Jadi mari kita perbaiki mulai dari sekarang! Baca juga:  Puisi Ilusi Tengah Malam Sudah tau 'kan sekarang mana yang benar? Ayo, kasih tau teman-temanmu!

Kumpulan Quotes Tema Teman

Kamis, 05 November 2020 Apa sih arti teman menurut kamu? Apakah ada yang sama pemikiran kamu seperti teman-teman KOMPENI menjabarkan? Inilah quotes tema teman karya anak KOMPENI. "Teman yang baik adalah teman yang selalu mengingatkanmu tentang kebaikan, dan selalu menegur mu jika kamu melakukan kesalahan." ~Ayu Wulan, Bogor~ "Yang selalu menyakitimu adalah orang terdekatmu, entah itu teman ataupun kekasihmu." ~Raodatunisa, Karawang~ "Teman terbaik adalah dirimu sendiri." ~Imelia, Sukabumi~ "Teman terbaik adalah yang selalu mendukung disegala kekurangan bukan meninggalkan dengan diam-diam." ~Siska Nursetia Gultom, Medan~ "Teman selalu ada di sisimu dan yang selalu mensuport entah dalam keadaan susah maupun senang bahkan dititik terendah sekalipun." ~Citra, Bandar Lampung~ "Mungkin di depan kamu anggap aku teman dan mungkin sekalipun kamu di belakang aku, kamu itu munafik dan penghianat." ~Merry, Bengkayang~ "Selama pandemi...

Event Puisi Tema Rindu

 Rabu, 25 November 2020 Hai, Komunitas Pembaca Penulis kembali hadir dengan event nih. Kali ini eventnya adalah puisi berantai tema rindu yang dikhususkan untuk anggota kompeni. Mau tau apa aja puisinya? Yuk baca sampai akhir. Oh iya, kamu penasaran nggak sama juara satu, dua, dan tiga? Kalau penasaran cek  di sini . Kelompok 2 MENGENAI TAWA YANG HILANG Satu senti-meter jarak antara aku dan dirimu Wangi bunga melati dan suasana sunyi menyelimutiku Kutatap pusara yang ditumbuhi rumput ilalang di sampingnya Memanjatkan doa dengan berlinang air mata Tawa dan sedihmu masih terbayang di benakku Bayang daksamu masih terukir jelas di sisiku, tapi nyata ragamu sudah tak bersamaku lagi kini kulewati hari- hari tanpa kehadiran dan kasih sayang darimu Mungkin hanya doa, Sebagai sarana dan harapanku untukmu Ayah dan ibu benar, hati ini rindu padamu ... Rindu ingin berjumpa mencium keningmu Aku ingin datang memeluk tubuh yang hebat itu Mengharap sentuhan lembut dari kedua tangan kalian Pen...