Langsung ke konten utama

Juara Event Puisi Covid-19 (Corona)

Puisi Tema Covid

Pada masa pandemi ini Komunitas Pembaca Penulis mengadakan event menulis puisi bertemakan Covid-19. Inilah juara tiga besar dalam event.

Juara 1

Duka Mereka dibalik Pandemi

Nurhidayah


Tetiba bumi senyap,

dilanda kematian

Pintu-pintu tak lagi beramah-tamah,

menyambut mereka yang bertandang

Celah-celah kecil terisi kekhawatiran

Tertutup rapat rasa takut,

datang meronrong


Sebagian, menolak peduli apa yang terjadi

Pikirnya, takut pun membawanya mati

Tidak takut, pun menuai derita yang sama

Lalu pilihan yang mana lagi,

sekiranya membuat nafas berderu lega


Nasib membawa mereka

Siap berlakon pada apapun suguhan bumi

Menerima dan berusaha

Berjalan di tengah pandemi


Pilihan?

Mendekam di balik pintu?

Bolehkah untuk mereka?

Saat genggaman tak terisi apapun?

Bunyi keroncongan menuntut tiga kali sehari?


Mati diterkam virus ataukah didesak kelaparan?

Bukannya sama saja?

Peduli atau tidak peduli

Akhir selalu terlihat sama

Mati sendirian ....


Juara 2

Tertunda Karena Corona

Muzakki Zakaria


Corona Namanya   

Pandemi julukannya, Covid 19 latinnya     

Virus berbahaya 

Yang mengancam nyawa


Beribu Wacana 

Kini Merana

Berkumupul bersama

Kini hanyalah rencana


Penantian Terindah,

Yang hanya sisa selangkah

Kini harus tertunda 

Karena virus Corona


Rasa yang terlalu dekat

Kini harus diikat 

Karena korban pandemi 

Yang begitu menigkat


Begitu banyak korban yang menjadi !!

Namun kau tetap berlari

Mengejar mangsa yang kau cari 

Bagi siapapun yang tak taat saat pandemi


Terima Kasih Tuhan

Engkau telah membuat teguran 

Yang membuat kita merenungkan 

Di balik seluruh peristiwa kejadian 


Juara 3

Si Kecil Yang Mematikan

Rahma Wati


Tanggal, bulan, dan tahun yang berganti,

Bawa kebahagiaan dipenjuru bumi,

Do'a terbaik dipanjatkan dipergantian tahun dan hari,

Semua tak ada yang menyadari bahwa tahun ini menjadi tahun awal terjadinya sebuah tragedi

Dia datang bawa bencana,

Melanglang buana dibelahan dunia,

banyak nyawa yang menjadi korbannya, 

dan manusia dibuat takut olehnya,


Banyak negara yang ia porak porandakan,

Dokter dan perawat pun belum ada yang dapat menjinakan,

ia semakin gencar mencari para korban,

Para korban yang mengacuhkan peraturan.


Semua hampir menyerah,

dengan keadaan yang semakin parah,

Keadaan yang membuat semua orang merasa gelisah,

Namun, Serentak semua negara bangkit dan pantang menyerah,


Dia membuat dunia kacau,

Dia membuat krisis perekonomian,

Dia yang berhasil menjajah belahan bumi,

Dia si kecil Mematikan


Banjarbaru, 10 Juni 2020



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asik atau Asyik? Manakah yang benar?

Sabtu, 26 Februari 2022 Halo sahabat Kompeni, kamu ada pihak yang mana nih? Asik atau asyik? Kira-kira kita sudah menggunakan kata yang benar atau belum, nih? Mau tau jawabannya? Yuk, kita baca sampai bawah! Penulisan yang benar adalah asyik, pakai huruf 'y'. Jadi mari kita perbaiki mulai dari sekarang! Baca juga:  Puisi Ilusi Tengah Malam Sudah tau 'kan sekarang mana yang benar? Ayo, kasih tau teman-temanmu!

Kumpulan Quotes Tema Teman

Kamis, 05 November 2020 Apa sih arti teman menurut kamu? Apakah ada yang sama pemikiran kamu seperti teman-teman KOMPENI menjabarkan? Inilah quotes tema teman karya anak KOMPENI. "Teman yang baik adalah teman yang selalu mengingatkanmu tentang kebaikan, dan selalu menegur mu jika kamu melakukan kesalahan." ~Ayu Wulan, Bogor~ "Yang selalu menyakitimu adalah orang terdekatmu, entah itu teman ataupun kekasihmu." ~Raodatunisa, Karawang~ "Teman terbaik adalah dirimu sendiri." ~Imelia, Sukabumi~ "Teman terbaik adalah yang selalu mendukung disegala kekurangan bukan meninggalkan dengan diam-diam." ~Siska Nursetia Gultom, Medan~ "Teman selalu ada di sisimu dan yang selalu mensuport entah dalam keadaan susah maupun senang bahkan dititik terendah sekalipun." ~Citra, Bandar Lampung~ "Mungkin di depan kamu anggap aku teman dan mungkin sekalipun kamu di belakang aku, kamu itu munafik dan penghianat." ~Merry, Bengkayang~ "Selama pandemi...

Juara Event Puisi Tema Rindu

Inilah hasil juara dari event puisi berantai yang diselenggarakan Komunitas Pembaca Penulis yang diikuti oleh pada anggota. Juara 1 (Kelompok 9) 🍁Kemarin🍁 Kemarin kau tak berdebu, namun kini kau meninggalkan sendu Kemarin kita masih bercanda tawa, namun kini kau pergi dan menyisakan lara Ada banyak luka yang membuat duka, ada pula kenangan yang tak terlupa Semua ini sudah ditakar tidak akan tertukar  Akan ada orang yang tepat disaat yang tepat Kebersamaan yang pernah ada adalah momen paling manis yang pernah tercipta  Telah ku titipkan pada hujan dan angin, sayang dan rinduku yang teramat dalam Penulis:  Baris 1-2 : Muzakki Zakaria  Baris 3-4 : Faizah Putroe Phonna Baris 5-6 : Kiki Yolanda Baris 7-8 : Lia Baris 9-10 : Cintami Baris 11-12 : Lia Juara 2 (Kelompok 1) 🍁Tinggal kenangan🍁 Malam yang sunyi penuh pilu Bersama kenangan yang telah membeku Kemarin, kita masih menukar tatap Mendekap peluk hangat dengan santap Kini kau pergi tanpa sepatah kata Meninggalkan du...